Minggu, 28 Agustus 2011

CIRI-CIRI HATI YANG SEHAT


CIRI-CIRI HATI YANG SEHAT

Sahabat mari kita liat sejenak bagaimana Hati yang SEHat iTu

Rasulullah Saw. bersabda, “Ingatlah, dalam tubuh itu ada segumpal daging. Bila ia baik, akan baiklah seluruh tubuh. Dan bila ia rusak, rusaklah ia seluruhnya. Itulah qalbu (hati)”.(H.R. Bukhari)
Antara lain ciri-ciri hati yang sehat adalah
Pertamaselalu rindu kepada Allah, yang terekspersikan dengan selalu berkomunikasi dengan-Nya melalui media shalat, zakat, shaum, dan seluruh dimensi kehidupannya.
Hendaklah kalian berusaha menjadikan qalbunya bersyukur, lidahnya berzikir, dan istrinya saleh untuk membantunya dalam urusan akhirat”(H.R. Ahmad dan Ibnu Majah)

Keduamudah tersentuh oleh nasihat, bersikap terbuka, rendah hati, ridha menerima kritik dan saran. Rendah hati adalah media untuk dapat mengetahui banyak informasi, arif dan bijaksana, mempunyai jiwa syukur dengan mengunakan hati, pendengaran, dan penglihatannya di jalan kebenaran.
Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur”(Q,S An-Nahl : 78)
sebaliknya, orang yang tertutup hatinya, sombong(takabur), merasa diri sudah mengetahui, suka merendahkan orang lain, egois, mementingkan diri sendiri dengan menghalalkan segala cara, atau menzalimi orang lain untuk memenuhi kepuasan dirinya sebagai konsekuensi dari jiwa yang tidak bersyukur.
Dan sungguh, akan Kami isi neraka Jahanam banyak dari kalangan jin dan manusia. Mereka memiliki hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka memiliki mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengarkan (ayat-ayat Allah). Mereka seperti hewan ternak, bahkan lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai“(QS. Al A’raaf 179)
Adapun orang yang rendah hati adalah ketika mengalami kesuksesan dia bersyukur dan ketika gagal dia melakukan introspeksi. Hidupnya optimis, dinamis, kreatif, dan inovatif.

Ketigamemiliki jiwa sosial yang tinggi, mampu berhubungan harmonis secara vertikal dan terimplementasikan dalam hubungan harmonis secara horizontal, dalam arti menginternalisasikan sifat-sifat Allah yang Maha rahman, Maha rahim, Maha-adil ke dalam dirinya, lalu mewujudkannya dalam berinteraksi, baik terhadap diri sendiri, orang lain, maupun realitas sekelilingnya.
Allah Swt. mempunyai sejumlah wadah di bumi dan wadah Tuhan kamu itu adalah qalbu orang-orang saleh sedangkan yang paling disukai-Nya adalah yang paling penyanyang dan lembut,”(H.R Muslim)
Tujuh orang yang akan dilindungi Allah di bawah pertolongan-Nya pada hari ketika tiada pertolongan selain dari-Nya, yaitu (1)pemimpin yang adil; (2) pemuda yang menghabiskan (masa mudanya) dalam ibadah kepada Allah; (3) orang yang qalbunya selalu terpaut dengan mesjid; (4) dua orang yang saling mencintai karena Allah, mereka berkumpul dan berpisah karena-Nya; (5) orang yang dirayu oleh perempuan yang memiliki kedudukan dan kecantikan tetapi dia berkata, ‘aku takut kepada Allah’; (6) orang bersedekah yang disembunyikannya hingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diberikan oleh tangan kanannya; (7) orang yang mengingat Allah di tengah kesunyian dengan linangan air matanya.”(H.R Ahmad, Bukhari, Muslim, dan Nasa’i)

            Rasulullah Saw bersabda,”Bila engkau mau melunakkan (menghidupkan) qalbumu, beri makanlah orang-orang miskin dan usaplah kepala anak yatim.”(H.R Ahmad)
            “Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak-anak yatim dan orang yang ditawan.”(Q.S Al-Insaan:8)
Dan Dia telah memberikan kepadamu (keperluanmu) dan segala apa yang kamu mohonkan kepadanya. Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu menentukan jumlahnya. Sesungguhnya manusia itu, sangat zalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah).”(Q.S Ibrahim:34)
…Maka ingatlah nikmat-nikmat Allah supaya kamu mendapat keberuntungan”(Q.S Al-A’raaf:69)
Keempatmampu mengantur atau mengendalikan emosi. Apabila marah, dianjurkan untuk beristighfar kemudian berwudhu dan shalat. Shalat merupakan media untuk meredam amarah atau emosi, yaitu mampu hidup dengan berada dalam kesabaran dengan menjadikan sabar dan shalat sebagai penolong.
Hai orang-orang yang beriman! Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu; sesung-guhnya Allah adalah beserta  orang-orang yang sabar.”(Q.S Al-Baqarah:153)
Dan bersabarlah dirimu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan petang hari, mereka mengharap keridhaan-Nya; dan janganlah kamu palingkan kedua matamu dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan hidup dunia; dan janganlah engkau mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingati Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas.(Q.S al-kahfi:28)

Kelima, gemar berdzikir..
Hai orang-orang yang beriman, berzdikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya.Dan bertasbihlah kepada-Nya diwaktu pagi dan petang.”(Q.S Al-Ahzab : 41-42)

Keenam, jujur. Berbicara selalu benar, pantang berdusta, selalu menepati janji, dan bersikap apa adanya sehingga org lain merasakan keamanan ketika bersamanya.
Anas bin Malik r.a meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW. bersabda, “Tidak akan teguh iman seseorg hingga teguh qalbunya dan tidak akan teguh qalbunya hingga lurus (benar) lidahmya.”(H.R. Ahmad dg sanad hasan)
Sesungguhnya Allah tdk melihat rupa dan harta-harta kamu, tetapi melihat hati dan perbuatan kamu”(H.R Muslim)
Ali bin Abi Thalib r.a.menceritakan bahwa Rasulullah SAW. Bersabda, “Tiada satu hati pun kecuali memiliki awan seperti awan menutupi bulan. Walaupun bulan bercahaya, tetapi karena hatinya ditutup oleh awan, ia menjadi gelap. ketika awannya menyingkir, ia pun kembali bersinar.”(H.R Bukhari dan Muslim)
Hadis ini memberikan ilustrasi yg sangat indah. Hati manusia itu sesungguhnya bersih atau bersinar, namun suka tertutupi oleh awan kemaksiatan hingga sinarnya menjadi tdk tampak. Oleh karena itu, kita harus berusaha menghilangkan awan yg menutupi cahaya hati. Bagaimana caranya?
To be continue,,^_^

0 Komentar:

Poskan Komentar

Berlangganan Poskan Komentar [Atom]

<< Beranda